Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://almufi.com/index.php/ASH <p>Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora (ASH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik.</p> <p>Kami menerbitkan artikel dalam setahun sebanyak 3 nomor (edisi) pada setiap bulan Maret, Juli, dan November.</p> id-ID ahmad.rustam1988@gmail.com (Ahmad Rustam) maulizanza@gmail.com (Dr. Maulizan Z A, M.Pd) Wed, 15 Jul 2026 02:02:10 +0000 OJS 3.2.1.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Sosialisasi KUHP (UU No. 1 Tahun 2023) dan KDRT di Desa Jaranguda https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/624 <p>Indonesia&nbsp; sedang&nbsp; mengalami&nbsp; masa&nbsp; transisi&nbsp; hukum&nbsp; pidana&nbsp; dari warisan kolonial&nbsp; Belanda&nbsp; menuju Kitab&nbsp; Undang-Undang Hukum&nbsp; Pidana&nbsp; (KUHP) Nasional yang baru, yaitu UU No. 1 Tahun 2023. Namun, informasi mengenai perubahan hukum ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat di daerah. Pengabdian&nbsp; ini bertujuan untuk meningkatkan&nbsp; pemahaman dan kesadaran hukum kepada Masyarakat&nbsp; Desa Jaranguda mengenai teori, larangan, dan sanksi dalam KUHP yang baru. Metode yang digunakan&nbsp; adalah pendekatan kualitatif-deskriptif melalui penyuluhan interaktif bertajuk Legal Talk, yang dibarengi&nbsp; dengan observasi&nbsp; partisipatif terhadap antusiasme&nbsp; dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui penyampaian materi yang sederhana, peserta dapat memahami perbedaan mendasar hukum lama dan baru. Masyarakat&nbsp; melalui Kepala Desa dan Kepala dusun&nbsp; menjadi paham tentang konsep keadilan , aturan delik aduan terbatas pada pasal kesusilaan, serta ancaman pidana terhadap masalah sehari-hari seperti minuman keras, narkotika, dan pencurian. Kegiatan ini berhasil meluruskan&nbsp; berbagai mitos hukum di masyarakat.</p> Maria Ferba Editya Simanjuntak, Hanna Niken Julia Sihotang, Kurnia P. Hutapea , Trio Alpan Tarigan, Venius Ndruru Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/624 Wed, 15 Jul 2026 00:00:00 +0000 Etika Literasi Digital https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/631 <p>membentuk perilaku pengguna internet yang bijak dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai pendapat ahli dan lembaga terkait literasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika literasi digital mencakup beberapa aspek utama, yaitu sopan santun dalam komunikasi, cek fakta sebelum menyebarkan informasi, menghargai privasi orang lain, menghormati hak cipta, menghindari perundungan siber, serta bertanggung jawab atas konten yang dibuat. Temuan juga menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran etika digital dapat berdampak negatif terhadap individu maupun masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi digital agar pengguna internet mampu menggunakan teknologi secara kritis, etis, dan bertanggung jawab. Kesimpulannya, etika literasi digital merupakan komponen penting dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bermanfaat. Penerapan nilai-nilai etika digital diharapkan dapat membentuk masyarakat yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi informasi di era modern.</p> Buhari Buhari, Hadi Machmud, Nurdin Nurdin, Imelda Wahyuni Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/631 Sun, 26 Jul 2026 00:00:00 +0000 Desain Inovasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Sosiologi dan Teknologi https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/607 <p>Perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial pada era Society 5.0 memberikan tantangan baru bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Kurikulum tidak lagi hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan keagamaan, tetapi juga dituntut mampu mengembangkan kompetensi spiritual, sosial, intelektual, dan literasi digital secara terpadu. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis sosiologi dan teknologi serta merumuskan model konseptual yang adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (<em>library research</em>). Data diperoleh melalui telaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan kurikulum, sosiologi pendidikan Islam, teknologi pendidikan, dan Society 5.0. Analisis data dilakukan melalui <em>content analysis</em> dan <em>thematic analysis</em> untuk menghasilkan sintesis konseptual mengenai model kurikulum yang integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI perlu mengintegrasikan perspektif sosiologi dan teknologi pada seluruh komponen kurikulum, meliputi tujuan pembelajaran, materi ajar, strategi pembelajaran, sistem asesmen, dan budaya sekolah. Integrasi tersebut menghasilkan kurikulum yang lebih kontekstual, adaptif, humanis, serta mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era digital tanpa mengabaikan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan model konseptual pengembangan kurikulum PAI berbasis sosiologi dan teknologi yang dapat dijadikan kerangka teoretis bagi pengembangan kurikulum pada sekolah maupun madrasah.</p> Sri Marliah Puteri Taridala, Herman Herman, Moh. Yahya Obaid, Samsuri Samsuri Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/607 Mon, 27 Jul 2026 00:00:00 +0000 Inovasi Kurikulum PAI Berbasis STEM dalam Literasi Qur’ani Abad Ke-21 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/610 <p>Artikel ini bertujuan merumuskan inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi melalui integrasi Sains, Teknologi, Ekologi, dan Matematika (STEM) dalam memperkuat literasi Qur’ani dan kompetensi abad ke-21. Penelitian menggunakan kajian literatur integratif dengan menyintesis berbagai artikel jurnal nasional, dan artikel jurnal internasional, serta dokumen kebijakan pendukung yang terbit pada rentang 2016–2026. Data dianalisis melalui analisis isi dan sintesis tematik dengan fokus pada fondasi epistemologis, desain kurikulum, pedagogi digital, etika ekologis, dan nilai moderasi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi STEM dalam PAI dapat mereduksi dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dengan menempatkan tauhid serta ayat kauniyah sebagai fondasi epistemologis untuk mengamati, mengukur, merancang, dan merefleksikan masalah nyata. Model yang ditawarkan meliputi fondasi Qur’ani-teologis, inkuiri saintifik kontekstual, pembelajaran proyek digital, aksi ekologis, dan asesmen reflektif. Tantangan utama meliputi kompetensi digital guru, kesenjangan infrastruktur, keterbatasan modul interdisipliner, dan lemahnya kolaborasi lintas mata pelajaran.</p> Jusran Jusran, Moh. Yahya Obaid, Herman Herman, Samsuri Samsuri, Halik Halik Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/610 Mon, 27 Jul 2026 00:00:00 +0000 Analisis Pengaruh kedalaman terhadap Karakteristik Penurunan Tiang Pancang Mini Berulir pada Tanah Lempung dan Gambut https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/640 <p>Tanah lempung dan gambut merupakan tanah lunak yang dapat mengalami penurunan akibat pembebanan. Penelitian ini menganalisis karakteristik penurunan dan kapasitas dukung mini pile beton berulir serta tiang kayu bakau pada kedalaman 1 m. Pembahasan dibatasi pada tanah lempung dan gambut, konfigurasi tiang tunggal dan kelompok, serta pengujian 0 jam dan 48 jam. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan pembebanan bertahap dan dial gauge. Pada tanah lempung, beban loss tiang tunggal pada 0 jam adalah 290 kg untuk beton dan 210 kg untuk bakau; setelah 48 jam menjadi 350 kg dan 270 kg. Pada tiang kelompok, beban loss 0 jam adalah 435 kg dan 295 kg, sedangkan 48 jam menjadi 475 kg dan 355 kg. Pada tanah gambut, beban loss tiang tunggal 0 jam adalah 250 kg dan 190 kg, sedangkan 48 jam menjadi 290 kg dan 250 kg. Untuk kelompok, beban loss 0 jam adalah 335 kg dan 275 kg, sedangkan 48 jam menjadi 395 kg dan 355 kg. Hasil menunjukkan beton berulir mempunyai kapasitas dukung lebih tinggi daripada kayu bakau dan pengujian 48 jam cenderung meningkatkan kapasitas.</p> Rahmanta Barus, Faisal Ananda, Efan Tifani Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/640 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Penyelesaian sengketa pertanahan berdasarkan Undang-Undang pokok Agraria (UUPA) https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/641 <p>Sengketa pertanahan merupakan salah satu permasalahan hukum yang masih sering terjadi di Indonesia. Sengketa tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tumpang tindih kepemilikan tanah, batas tanah yang tidak jelas, kesalahan administrasi pertanahan, serta penguasaan tanah tanpa hak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian sengketa pertanahan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa pertanahan dapat dilakukan melalui jalur nonlitigasi, seperti mediasi dan musyawarah, maupun melalui jalur litigasi melalui pengadilan. Selain itu, pendaftaran tanah dan peran Badan Pertanahan Nasional (BPN) menjadi faktor penting dalam memberikan kepastian hukum serta meminimalkan terjadinya sengketa pertanahan. Oleh karena itu, diperlukan penegakan hukum yang konsisten dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya legalitas hak atas tanah.</p> Abdul Kadir Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/641 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Implementasi Tilang Electronic Traffic Law Enforcement Dalam Meningkatkan Kepatuhan Berlalu Lintas Di Kota Makassar https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/642 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Tilang Elektronik <em>(Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE)</em> dalam meningkatkan kepatuhan berlalu lintas di Kota Makassar. Penerapan ETLE merupakan salah satu bentuk modernisasi penegakan hukum lalu lintas yang memanfaatkan teknologi elektronik untuk mendeteksi, merekam, dan menindak pelanggaran lalu lintas secara lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas di Kota Makassar, meskipun berbagai upaya penindakan telah dilakukan oleh Satlantas Polrestabes Makassar. Berdasarkan data yang terdapat dalam dokumen penelitian, pelanggaran lalu lintas masih ditemukan dalam berbagai bentuk, antara lain tidak menggunakan helm, melanggar marka dan rambu, melawan arus, tidak menggunakan sabuk keselamatan, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta pelanggaran kelengkapan kendaraan.</p> Abd. Basir, Ambo Esa, A. Dani Kurniawan Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/642 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Penguatan Kapasitas UMKM Ikan Asap Berbasis Branding Digital dan Pemasaran Media Sosial untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/643 <p>Pemberdayaan masyarakat pesisir di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Ereke) menghadapi kendala struktural dalam pengembangan usaha ikan asap, meliputi penggunaan teknologi pengasapan tradisional, kemasan yang masih sederhana, keterbatasan pemahaman <em>branding</em>, serta belum optimalnya pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian dan penelitian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ikan asap melalui pembentukan identitas merek (<em>digital branding</em>) dan strategi pemasaran berbasis media sosial guna meningkatkan daya saing serta nilai tambah produk lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (<em>field research</em>) melalui teknik wawancara tatap muka, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi <em>branding</em>, perbaikan desain visual kemasan, serta pembuatan akun media sosial usaha (WhatsApp Business, Instagram, dan TikTok) berhasil memotong rantai distribusi tradisional dan memperluas jangkauan pasar hingga ke wilayah perkotaan. Meskipun demikian, keterbatasan fasilitas <em>cold storage</em> dan sarana pendukung produksi masih menjadi tantangan operasional utama. Oleh karena itu, keberlanjutan program ini memerlukan keterlibatan skema kolaborasi <em>pentahelix</em> yang melibatkan pemerintah daerah dan lembaga keuangan untuk memberikan dukungan sarana produksi serta pendampingan digital secara berkelanjutan.</p> Wa Rita, I Wayan Sudarsana, Kristin Lita Wati, Nur Aisyah , Nindy Ade Marsalena, Inten Suhartien, Muhamad Farih , La Ode Munawir, Riska Dwi Afrianita Tapahing, Nurasfidar Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/643 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Analisis Yuridis Pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama antara PT. Multi Trading Pratama dengan Mitra Usaha https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/644 <p>Hubungan kerja sama antara perusahaan dan mitra usaha merupakan hubungan hukum yang dituangkan dalam perjanjian untuk mengatur hak dan kewajiban para pihak. Dalam praktiknya, pelaksanaan perjanjian dapat menghadapi permasalahan berupa wanprestasi, ketidakseimbangan kedudukan, maupun pelanggaran terhadap klausul perjanjian. PT. Multi Trading Pratama sebagai perusahaan yang menjalin kerja sama dengan berbagai mitra perlu memastikan bahwa pelaksanaan perjanjian sesuai dengan asas kebebasan berkontrak, kepastian hukum, keadilan, dan itikad baik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan perjanjian kerja sama antara PT. Multi Trading Pratama dengan mitra usaha, termasuk pemenuhan hak dan kewajiban para pihak serta perlindungan hukum apabila terjadi pelanggaran perjanjian. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan perjanjian kerja sama antara PT. Multi Trading Pratama dengan mitra usaha telah sesuai dengan ketentuan hukum perjanjian dalam KUHPerdata, yang diwujudkan melalui perjanjian tertulis, pemenuhan hak dan kewajiban, serta monitoring pelaksanaan kontrak. Kendala berupa keterlambatan pembayaran dan perubahan jadwal distribusi diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah dengan berpedoman pada asas pacta sunt servanda dan itikad baik. Perlindungan hukum bagi para pihak diwujudkan melalui perlindungan preventif dan represif. Perlindungan preventif dilakukan melalui perjanjian tertulis yang mengatur hak, kewajiban, pembayaran, dan penyelesaian sengketa, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui penagihan, musyawarah, dan penyelesaian wanprestasi sesuai perjanjian.</p> Nurmiati, Aminuddin, Nur Asia Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/644 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Peran Kepolisian dalam Menanggulangi Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Sinjai https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/648 <p>Penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu tindak pidana yang berdampak serius terhadap kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda, sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif dari apparat penegak hukum, terutama Kepolisian Negara Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sinjai serta hambatan yang dihadapi dalam upaya pemberantasannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara di Polres Sinjai dan data sekunder yang diperoleh dari studi kepustakaan, peraturan perundangundangan, jurnal, serta dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sinjai dilakukan melalui upaya preventif dan represif. Upaya preventif dilakukan melalui penyuluhan, sosialisasi, pembinaan masyarakat, serta kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat terhadap bahaya narkotika. Sementara itu, upaya represif dilakukan melalui penyelidikan, penyidikan, penangkapan, dan penegakan hukum terhadap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Dalam pelaksanaannya, kepolisian menghadapi beberapa hambatan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya partisipasi masyarakat, perkembangan modus operandi pelaku, serta pengaruh lingkungan sosial yang mendukung peredaran narkotika.</p> Andi Tanwir Mappanyukki, A. Muhammad Rahmat , A.M Dadan Yusuf Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/648 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000 Analisis Komputasi Statistik pada Faktor Kemiskinan Pulau Sulawesi Tahun 2011-2024 Menggunakan Regresi Data Panel https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/649 <p>Kemiskinan merupakan permasalahan pembangunan yang masih menjadi perhatian utama di Pulau Sulawesi karena mencerminkan ketimpangan kesejahteraan antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Pulau Sulawesi dengan menggunakan pendekatan regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data panel provinsi di Pulau Sulawesi dengan periode pengamatan tertentu. Metode analisis yang digunakan meliputi Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Pemilihan model terbaik dilakukan melalui uji Chow dan uji Hausman, yang menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling sesuai. Selanjutnya, dilakukan pengujian asumsi klasik yang menunjukkan adanya heteroskedastisitas, sehingga estimasi model dikoreksi menggunakan robust standard error (HC1) agar diperoleh hasil yang konsisten dan reliabel. Proses penyederhanaan model menggunakan metode backward elimination menghasilkan model akhir yang hanya memasukkan variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Hasil estimasi menunjukkan bahwa IPM memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia berkontribusi dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Pulau Sulawesi. Sementara itu, tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pembangunan manusia merupakan faktor kunci dalam upaya pengentasan kemiskinan di Pulau Sulawesi.</p> Muthia Bonita Meilany Putri, Aprilia Rahmawati, Edy Widodo Hak Cipta (c) 2026 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 https://almufi.com/index.php/ASH/article/view/649 Thu, 30 Jul 2026 00:00:00 +0000