Hubungan Antara Fear Of Missing Out (Fomo) dengan Psychological Well-Being Pada Generasi Z

Penulis

  • Lastari Marito Universitas Tama Jagakarsa
  • Mia Anita Lestari Universitas Tama Jagakarsa
  • Mira Rizki Wijayani Universitas Tama Jagakarsa

DOI:

https://doi.org/10.63821/ash.v2i3.512

Kata Kunci:

Fear of Missing Out, Psychological Well-Being, Generasi Z

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui hubungan antara Fear of Missing Outt(FoMO) dengan Psychological Well-Being (PWB) pada generasi Z. Variabel Fear of Missing Out diukur menggunakan instrumen ON-FoMO yang dikembangkan oleh Kurniawan (2022), sedangkan Psychological Well-Being diukur dengan menggunakan Brief Scale Psychological Well-Being Adolescents (BSPWB A) oleh Sunardy, et al (2023). Penelitian ini melibatkan 120 partisipan Generasi Z, dengan teknik pengambilan sampel Quota Sampling. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson ProducttMoment dengan bantuan IBM SPSS versi 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa Hipotesis Alternartif (Ha) diterima dan Hipotesis nol (H₀) ditolak, yang berarti terdapat hubungan negatif yang siginifikan antara Fear of Missing Outtdengan Psychological Well-Being pada generasi Z. Temuan ini mengindikasi bahwa semakin tinggi FoMO pada generasi Z, maka semakin rendah PWB yang dirasakan pada generasi Z.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-11-28

Cara Mengutip

Marito, L., Lestari, M. A. ., & Wijayani, M. R. . (2025). Hubungan Antara Fear Of Missing Out (Fomo) dengan Psychological Well-Being Pada Generasi Z. Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(3), 343–347. https://doi.org/10.63821/ash.v2i3.512

Terbitan

Bagian

Artikel