Motivasi Thrifting pada Kalangan Dewasa Muda di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.63821/ash.v2i3.518Kata Kunci:
Thrifting, Motivasi, Dewasa Muda, Teori Maslow, Teori 4P KotlerAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dewasa muda dalam melakukan thrifting di Indonesia, dengan fokus pada tiga faktor dominan, yaitu ekonomi, sosial, dan produk. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 33 responden berusia 18–29 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner 21 item dengan skala Likert (1-4) serta wawancara terbuka untuk menggali alasan dan pengalaman responden. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor dominan yang memengaruhi motivasi thrifting, yaitu faktor ekonomi, sosial, dan produk. Faktor ekonomi ditunjukkan melalui harga yang terjangkau sesuai kemampuan finansial responden. Faktor sosial terlihat dari pengaruh lingkungan sekitar, teman, serta rekomendasi komunitas yang memperkuat minat berbelanja thrift. Sementara itu, faktor produk ditandai dengan keunikan dan eksklusivitas barang yang memberikan nilai personal dan diferensiasi bagi konsumen. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku thrifting tidak hanya didorong oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga oleh motivasi psikologis dan sosial dalam mengekspresikan diri serta mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Unduhan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






