Sekolah yang Membuat Siswa Merasa Dimiliki: School Belonging dan Kesejahteraan Peserta Didik

Penulis

  • Waode Nurmuhaemin Pendis Kanwil Prov Sultra

Kata Kunci:

School Belonging, Keterhubungan Sekolah, Kesejahteraan Siswa, Iklim Sekolah, Partisipasi Siswa

Abstrak

Rasa memiliki terhadap sekolah (school belonging) merujuk pada pengalaman siswa bahwa dirinya diterima, dihargai, dan menjadi bagian bermakna dari komunitas sekolah. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana literatur pendidikan dan kesehatan remaja menjelaskan hubungan school belonging dengan kesejahteraan peserta didik serta mengidentifikasi kondisi sekolah yang mendukungnya. Penelitian menggunakan kajian literatur kualitatif dengan sintesis tematik terhadap sumber-sumber ilmiah terpilih, terutama publikasi tentang keterhubungan siswa dengan sekolah, kesehatan mental, iklim sekolah, dan partisipasi siswa. Sintesis menunjukkan bahwa school belonging dibentuk melalui kualitas relasi dengan guru dan teman sebaya, rasa aman, keadilan dalam perlakuan, kesempatan berpartisipasi, serta pengalaman diakui sebagai individu. Literatur mengaitkan keterhubungan sekolah dengan sejumlah indikator kesejahteraan, meskipun kekuatan hubungan dan hasilnya tidak selalu seragam. Karena itu, rasa memiliki tidak tepat diperlakukan sebagai program seremonial atau tanggung jawab siswa semata. Sekolah perlu membangun lingkungan sehari-hari yang membuat setiap peserta didik merasa terlihat, didengar, dan diperlakukan secara adil.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-12-30

Cara Mengutip

Nurmuhaemin, W. (2024). Sekolah yang Membuat Siswa Merasa Dimiliki: School Belonging dan Kesejahteraan Peserta Didik. Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education, 4(2), 23–27. Diambil dari http://almufi.com/index.php/AJMAEE/article/view/663

Terbitan

Bagian

Artikel