Melalui Layanan Bimbingan Konseling Individu akan Meningkatkan Efikasi Diri pada Siswa SMK Negeri 3 Meulaboh

Authors

  • Ida Rosdiana

Keywords:

Efikasi Diri, Konseling individu, Bimbingan

Abstract

Pendidikan sangat diperlukan bagi peserta didik, termasuk bagi peserta didik yang kesulitan dalam proses pelaksanaan belajar mengajar, disekolah selalu ada permasalahan yang terjadi. Permasalahan yang di maksud adalah berupa kekurangan dan kelemahan dalam pembelajaran. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efikasi diri siswa di SMK negeri 3 meulaboh apakah memiliki efikasi  yang tinggi atau sebaliknya, semua  siswa sudah seharusnya meyakini bahwa ia harus yakin dalam malakukan sesuatu dalam hal pembelajaran. Adapun fenomena-fenomena  yang terjadi pada peserta didik tentang efikasi diri yang rendah diantaranya usaha para siswa dalam mendapatkan nilai yang bagus sering sekali menyimpang dan tidak jarang pula mereka melakukan kecurangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan konseling individual dan juga akan di temukan kemungkinan hambatannya hambatannya dalam meningkatkan efikasi diri siswa di SMK Negeri 3 Meulaboh. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan nilai efikasi diri siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata 21,66% dan pada siklus ke II nilai efikasi diri siswa rata-rata 89.33%, namun ada beberapa siswa yang nilai efikasi diri ≤ 75% setelah diberikan layanan konseling individual. Dengan demikian konseling individual dalam meningkatkan efikasi diri siswa di SMK Negeri 3 Meulaboh dapat  diterapkan dan bisa juga ditiadakan.

References

Purwanto, N. (1996). Psikologi Pendidikan.Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Djahiri. (2004). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta:Kencana.

Prayitno dan Amti, E. (2004). Dasar-dasar Konseling Catatan kedua.Jakarta: Reineka Cipta.

Willis S. S. (2007). Konseling Individual Teori dan Praktek.Bandung, Alfabeta.

Undang Undang Sisdiknas. (2006). Asa Mandiri 2006; 53. Proses Belajar Mengajar

Sukmadinata. (2007). Interaksi dan motivasibelajar-mengajar.Jakarta: Rajawali.

Dalyono. (2005). Psikologi Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mulyasa. (2005). Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik dan

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. (1999). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Surchman. (1989), Cooperative Learning :Teori, RisetdanPraktik. Bandung: Nusa Media.

Hamalik, O. (2002). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Mardziah, H. A. (2001). Bimbingan dan Konseling. Jakarta : Dep.Dik.Bud: P.T. Proyek Pembinaan Pendidikan.

Suprayekti. (2003). Diagnostik kemandirian Belajar, dan Bimbingan. Jakarta: Rineka Cipta.

Syaodih. (2007). Cara Mudah Mengembangkan Profesi Guru. Yogyakarta: Sabda Media.

Sukmadinata, S. (2007). Landasan Psikologis Proses pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Published

2022-04-29

How to Cite

Rosdiana, I. (2022). Melalui Layanan Bimbingan Konseling Individu akan Meningkatkan Efikasi Diri pada Siswa SMK Negeri 3 Meulaboh. Almufi Jurnal Pendidikan, 2(1), 1–8. Retrieved from https://almufi.com/index.php/AJP/article/view/120

Issue

Section

Artikel