Analisis Morfologi Dialek Hakata dalam Manga Hakata-ben no Onnanoko wa Kawaii to Omoimasenka

Egileak

  • Brandon Tay Universitas Riau
  • Arza Aibonotika Universitas Riau
  • Mutiara Rahmi Utami Universitas Riau

Gako-hitzak:

Dialek Hakata, Proses morfologi, Keiyoushi, Afiksasi

Laburpena

Penelitian ini membahas mengenai analisis morfologi pada bentuk atau kata dialek Hakata yang digunakan dalam manga Hakata-ben no Onnanoko wa Kawaii to Omoimasenka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami padanan dan kajian morfolgis yang terdapat pada bentuk atau kata dari dialek Hakata dan bahasa Jepang Standar. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode simak dan catat. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dialog yang terdapat pada manga Hakata-ben no Onnanoko wa Kawaii to Omoimasenka karya Akiichi Nijima yang terbit pada tahun 2016 dan selanjutnya dikelompokkan berdasarkan kelompok kelas kata. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat berupa ragam dialek Hakata dalam kelompok kelas kata keiyoushi dan proses afiksasi -ka pada dialek Hakata serta padanannya yaitu afiksasi -i dalam bahasa Jepang standar. Bentuk atau kata pada kata sifat yang memiliki sufiks -i pada bahasa Jepang standar akan menjadi sufiks -ka dalam dialek Hakata.

Erreferentziak

(2015). Morfologi Bahasa Indonesia. Pendekatan Jakarta: Rineka Cipta.

Basuki, M. S. (2021). Pengantar Metode Penelitian Kuantitatif. Media Sains Indonesia.

Brenner, R. E. (2007). Understanding manga and anime. Westport: Libraries Unlimited.

Chaer, A. (2003). Linguistik umum. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Chaer, A. dan Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Cynthia, D. D., Adrianis & Maulia, D. (2019). Dialek Fukui dalam film Chihayafuru. Dalam Seminar Nasional Bahasa Jepang I: Inovasi Pembelajaran Bahasa Jepang serta Implementasinya Menjawab Tantangan Revolusi Industri 4.0 (hlm. 197–211). Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang.

Hakata Daijiten. (2012). Hakata Daijiten. https://hacata.net/

Hudaya

Inoue, F. (1991). New Dialect and Standard Language. Area and Culture Studies, 42. Retrieved April 24, 2019, from https://dictionary.sanseido publ.co.jp/affil/person/inoue_fumio/doc/E9.pdf

Legi, E. C., Ondang, J. D., & Somputan, A. G. (2023). Analisis proses morfologis Antara Bahasa Jepang Standar dan Dialek Kansai Dalam Channel YouTube ありさか/ARISAKAAA. KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan

Martin, S. E. (1975). A Reference Grammar of Japanese. Yale University Press.

Moleong, L. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Murni, S. S. A., & Aryanto, B. (2024). Standard Japanese equivalents of Hakata dialects in movie Hanachan no Misoshiru. Japanology, 11(2), 150-164. https://doi.org/10.20473/jjs.v11i2.59363

Perger, K. (2017). Japanese Language Attitudes: A Case Study on Tokyo University Students’ Opinion on The Place of Hakata Dialect Speakers in Japanes Esociety. Leiden University. Belanda. Tesis.

Poedjosoedarmo, S. (1978). Alih Kode dan Campur Kode. Yogyakarta: Balai Pustaka.

Samsuri. (1985). Tata Kalimat Bahasa Indonesia. jakarta, DKI Jakarta, Indonesia: Sastra

Shuyukan Alumni Association. (2011). Hakata-ben Daijiten. https://shuyu.gr.jp/tky/2011/08/S57HakatabenDaijiten2011.pdf

Sutedi, D. (2019). Dasar-dasar linguistik bahasa Jepang (Ed. Revisi). Bandung: Humaniora Utama Press.

##submission.downloads##

Argitaratuta

2025-08-17

Zenbakia

Atala

Artikel