Usaha Orang Tua dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi
Słowa kluczowe:
Usaha Orang Tua, Pendidikan, Kenakalan RemajaAbstrakt
Menanggulangi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Peran Orang Tua Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan hasil analisa data penelitian penulis tentang Peran Orang Tua Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dikategorikan “Kurang Baik” karena berada pada rentang 50% - 75% yaitu 61,75%.Faktor-faktor yang mempengaruhi Peran Orang Tua Dalam Mengawasi Kenakalan Remaja Di Desa Pebaun Hulu Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi. Faktor pertama yaitu keluarga, khususnya pendidikan orang tua, dimana anak pada awalnya mendapatkan pendidikan adalah pada orang tua, pendidikan orang tua yang berbeda-beda tentu akan menghasilkan pendidikan di rumah berbeda-beda pula, keluarga merupakan hal yang utama atau merupakan hal yang inti dalam proses membimbing anak, juga keluarga harus saling tolong menolong dalam mendidik dan membimbing anak remaja kepada hal yang positif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian hubungan antara ibu dan ayah harus harmonis agar anak merasa nyaman dan aman di rumah.Faktor yang kedua adanya factor lingkungan masyarakat, tokoh adat, agama dan pemerintahan desa harus sama-sama membimbing untuk menganggulanginya.Faktor yang ketiga yaitu sekolah termasuk di dalamnya guru, pelajaran dan tugas-tugas sekolah yang diberikan kepada anak, apakah menunjang pendidikan anak atau tidak.
Bibliografia
Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, Edisi Revisi.
Daradjat, Z. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Dimyati dan Mudjiono. (2002). Prinsip-Prinsip Belajar dan Asas Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Isjoni. (2005). Evaluasi Pengajaran. Pekanbaru : Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan.
Kartono, K. (1998 ). Patologi Sosial 2 ( Kenakalan Remaja ), Jakarta: Raja Grafindo Persada,
Mulyono, B. (1984). Pendekatan Analisis Kenakalan Remaja dan Penanggulangannya, Yogyakarta: Kanisius.
Noor, J. (2011). Metodologi Penelitian. jakarta: kencana prenada media group. Poltak, L.(2017). manajemen sumber daya manusia. jakarta: bumi aksara.
Purwanto, N. (1987). Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja RosdaKarya.
Ramayulis. (2010). Metodologi Pendidikan Agama Islam Edisi Revisi. Jakarta: Kalam Mulia.
Sarwono, S. W. (2003). Psikologi Remaja Edisi Revisi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Slameto. (1995). Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudijono. (2008). Pengantar Statistik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sudjana, N. (2008). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Suparmi. (2004). Motivasi dan Etos Kerja. Jakarta: Modul Proyek Pembibitan Calon Tenaga Kependidikan.
Tri Rama, K. (2002). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Mitra Pelajar.
##submission.downloads##
Opublikowane
Jak cytować
Numer
Dział
Licencja
Copyright (c) 2022 Indra Maiyoga

Utwór dostępny jest na licencji Creative Commons Uznanie autorstwa 4.0 Międzynarodowe.










